TMC Raih Resertifikasi CPOHB yang ke-3
PT Tekad Mandiri Citra (TMC) dengan bangga berhasil meraih resertifikasi CPOHB (Cara Pembuatan Obat Hewan yang Baik) yang ke-3. Capaian ini berdasarkan hasil audit/inspeksi CPOHB yang dilakukan oleh Tim Auditor dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang berlangsung selama 2 hari di pabrik TMC, Bandung, Jawa Barat pada Rabu-Jumat, 9-11 September 2026.
Tim audit/inspeksi CPOHB dipimpin drh. Erin Nuraisa sebagai Ketua Tim Auditor, serta drh. Ni Wayan Diah Permata Sari dan drh. Janatin Rahmawati sebagai anggota tim. Tim audit/inspeksi CPOHB ini diterima secara langsung oleh Direktur Utama PT Tekad Mandiri Citra, drh. Gowinda Sibit beserta Jajaran Direksi dan Manajemen TMC.
Dalam perjalanannya, secara perdana, TMC telah meraih sertifikasi CPOHB dari Ditjen PKH, Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada tahun 2011. Selanjutnya, TMC kembali meraih resertifikasi CPOHB yang ke-1 pada tahun 2016 serta yang ke-2 pada tahun 2021.
Tidak Ada Temuan
drh. Erin Nuraisa, Ketua Tim Auditor CPOHB menyatakan tidak ada temuan dari hasil audit/inspeksi terhadap 12 aspek CPOHB di TMC sehingga semuanya sudah sesuai dengan ketentuan. “Kami ucapkan selamat atas capaian resertifikasi CPOHB yang ke-3 ini. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama, dukungan, dan penerimaan yang baik dari TMC,” ucapnya.
Ia berharap, TMC dapat mempertahankan pencapaian yang sangat baik ini. “Semoga TMC ke depan lebih berkembang, lebih pesat, dan produknya dapat menembus pasar mancanegara,” harap Erin.
Komitmen Terhadap Kualitas
Direktur Utama PT Tekad Mandiri Citra, drh. Gowinda Sibit menyatakan, pencapaian resertifikasi CPOHB yang ke-3 ini menunjukkan bukti dari komitmen TMC untuk selalu menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. “Sesuai visi dan misi TMC, menghasilkan produk yang berkualitas tinggi merupakan suatu keniscayaan,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Pak Erwin ini mengatakan, dengan pencapaian ini menunjukkan standardisasi produksi di TMC tidak ada perubahan dan tetap menjalankan segala aspek produksi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah. “Pencapaian ini merupakan suatu karya dari seluruh Pilar TMC yang bisa dibanggakan,” ucapnya.
Selain itu, melalui pencapaian ini menjadi pendorong peningkatan yang berkelanjutan untuk sistem manajemen mutu dan inovasi produk baru di TMC. Juga menjadi komitmen TMC untuk memberikan pengabdian yang lebih baik dalam memajukan dan memberikan kontribusi untuk kesehatan dan produktivitas ternak di Indonesia.
Pak Erwin mengajak seluruh tim di TMC untuk terus konsisten dan patuh terhadap aturan dari pemerintah. “Saya berharap melalui pencapaian ini memberikan semangat yang besar kepada seluruh jajaran di TMC sehingga pasar bisa menerima produk TMC baik secara kuantitas maupun kualitas,” katanya.
