Pertanyaan No. 4

Penggunaan Obat

Dear Team Sales Marketing, Sy peternak kelinci di daerah Depok, Jawa Barat. Bbrapa akhir ini musim hujan banyak customer sy yg mengeluhkan kelincinya sakit (Scabies, Kembung, Flu, Mencret, dll) kesediaan obat sy hanya dr sesama peternak. Sy mau coba menggunakan obat dr TMC. Sy ada bbraoa pertanyaan. Pengobatan untuk kelinci. 1. Apakah obat injeksi itu lebih baik daripada oral (intertrim injeksi dg Intertrim oral / interflox injeksi dg interflox oral) 2. Untuk kasus yg sudah berat dlm hal ini sakit mencret yg parah, penggunaannya intertrim oral atau suntik. Begitu pun dg Pilek kelinci yg parah baiknya suntik atau oral dan penggunaan obat yg terbaik itu yg mana? Krn interflox dan intertrim penggunaannya bs utk saluran pernapasan dan pencernaan. Satu lagi penggunaan enroten, bedanya dg interflox itu apa? 3. Kasus kembung pada kelinci selain permethyl apakah ada obat lain yg ampuh utk kembung. 4. Koksidiosis pd kelinci sebaiknya diberikan obat apa. Demikian pertanyaan" yg sy miliki, besar harapan team dr TMC dpt memberikan jawaban yg memuaskan kepada sy. Krn sy pun harus memberikan obat yg tepat kepada customer pembeli kelinci sy. Smoga TMC slalu tetap yg terbaik dalam kualitas. Aamiin

Ditanyakan oleh Dinda Kartika,

Jawaban:

Selamat siang Ibu Dinda,
1.  Aplikasi pengobatan, terhadap hewan harus mempertimbangkan faktor yang paling memberi efek minimal terhadap hewan itu sendiri baik itu secara injeksi maupun oral. Selain itu juga perlu diketahui efektifitas obat jika diberikan secara injeksi atau oral untuk mempercepat kesembuhan dari hewan. Pemberian obat bisa diberikan melalui injeksi atau suntikan maupun melalui oral. Pemberian secara injeksi pada dasarnya harus dilakukan oleh dokter hewan maupun staf medis yang terlatih dan dibawah pengawasan dokter hewan. Hal ini karena aplikasi melalui injeksi mengandung resiko terhadap hewan tersebut, misalnya stress, infeksi bahkan pada hewan yang rentan bisa timbul kematian. Aplikasi melalui oral, bisa diberikan oleh pemilik hewan secara langsung dengan tetap atas petunjuk dokter hewan.
2.   Untuk kasus diare dan pilek yang parah ada baiknya konsultasi langsung ke dokter hewan terdekat, agar bisa segera ditentukan penyebab diare maupun pilek tersebut dan bisa diberikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi hewannya. Varian produk Intertrim dan Interflox masing-masing bisa diberikan secara injeksi maupun oral karena mereka memiliki efektifitas yang baik terhadap masing-masing cara aplikasi tersebut, jadi dalam hal ini faktor dari hewan itu sendiri lah yang harus kita pertimbangkan dalam pemberian produk Intertrim maupun Interflox agar tidak memberikan efek negatif, misalnya stress, yang nantinya akan mengganggu tingkat kesembuhan hewan tersebut, karena kalau tidak segera ditangani dengan baik oleh tenaga medis bisa berakhir fatal. Interflox-100 dan Enroten keduanya memiliki bahan aktif dan manfaat yang sama, yang membedakan adalah cara aplikasi dari masing-masing produk tersebut. Interflox-100 dimaksudkan untuk diberikan melalui injeksi sementara Enroten dengan bentuk serbuk larut air, bisa diberikan dengan dicampur pakan atau air minum.
3.    Untuk mengatasi kembung, produk yang diproduksi TMC saat ini adalah Permethyl 5%, Dosis 0,1 ml/kg berat badan.
4.   Untuk menangani Koksidiosis pada kelinci salah satu produk kami yang bisa digunakan yaitu Amprolin-300 WS, Dosis 53 mg per kg berat badan selama 5 hari berturut-turut.

Terima kasih.